Salsabila

learner, teacher, and educational psychologist to be :)
Posts I Like
Talk with your daughters, Play with your sons. You need to be a better friend to them than anyone else. This society offers lots of evil friends. Before they make those kinds of friends, they need to find their best friend in you.
Nouman Ali Khan
From the Collection: Nouman Ali Khan Quotes
Originally found on: theheedlessheart (via islamic-art-and-quotes)

Agree

(via lilfam)

(via lilfam)

Apa itu cinta?

Cinta adalah kebebasan. Bukan tentang “bebas untuk” tetapi “bebas dari”.

Bukan berarti kau bebas untuk melakukan apapun pada kekasihmu, tetapi bebas dari ancaman dan ketakutan untuk memilih siapapun yang ingin kau cintai. Bukan bebas untuk menjadi (si)apapun, tetapi bebas dari tekanan dan rasa cemas untuk menjadi (si)apapun. Bukan bebas untuk menindas dan melemahkan, tetapi bebas dari penindasan dan kelemahan. Bukan bebas untuk melakukan hal-hal di luar batas, tetapi bebas dari kegagalan untuk bertanggung jawab pada batas-batas antara dirimu dan kekasihmu. Ya, bukan bebas untuk melampiaskan nafsu dan memenuhi kepentinganmu sendiri, tetapi bebas dari rasa bersalah karena kegagalanmu membanggakan seseorang yang semestinya memang kau bahagiakan.

(Fahd Djibran, dalam Perjalanan Rasa)

Sudahkah kau temukan cinta kini?

Setelah sukses dengan trip kakak guru @sbmatahari yang pertama ke puncak awal tahun kemarin, kita pun ketagihan untuk bikin trip bareng lagi sebagai sarana refreshing sekaligus teambuilding :)

Berdasarkan pertimbangan waktu, biaya, dan tingkat kepadatan kalau pergi ke kota/tempat wisata, akhirnya pilihan trip kali ini pun jatuh ke jelajah memburu matahari di ibukota :)

19 orang kakak guru kemudian dibagi ke dalam tiga tim: merah, hijau, dan biru. Nama tim menentukan warna baju yang harus dipakai serta tempat-tempat yang akan dijelajahi.
Tim merah: Museum sejarah Jakarta - Toko Merah - Jembatan Merah - Rumah akar - Menara Syahbandar di pelabuhan Sunda KelapaTim hijau: Museum nasional - Museum gajah - Museum arca - Ragusa
Tim biru: Kawasan ekowisata mangrove - Yayasan Buda Tzu Chi - Taman wisata alam

Diantara tiga tim, rute tim biru (ai dkk.) lah yang paling jauh dari pusat ibukota -__- tapi worth it kok :D

Perjalanan diawali dengan berkumpul di stasiun UI pukul 14.00 dan berangkat dengan kereta menuju stasiun kota pukul 14.30. Sesampainya di stasiun kota, kita pun shalat ashar terlebih dahulu baru kemudian berpencar menuju rute masing-masing.

Stasiun kota - Kawasan Wisata Alam Mangrove

Perjalanan menuju kawasan wisata ini luar biasa sodara-sodara! Ya lamanya, ya macetnya, ya salah jurusannya..
Diawali dengan naik bus kota lanjut naik angkot yang ternyata jurusannya berbeda (supir angkotnya baru dan kurang tahu jalan). Alhasil kita harus turun dan jalan cukup jauh untuk naik angkot lain dengan rute yang benar. Sesampainya di kawasan wisata, ternyata kita harus menerima kenyataan kalau kawasannya udah tutup T.T (tutup pukul 17.00 sementara kita baru sampai pukul 17.15). Karena sayang udah pergi jauh-jauh tapi nggak bisa masuk, akhirnya kita minta Karin dan Fadel untuk bujukin pak satpam supaya ngasih izin kita masuk sebentar. Ternyata bujukannya berhasil dan kita diizinkan untuk foto-foto sebentar :D
*psst, kalau mau foto di sini pakai kamera hp / digicam aja. Kalau mau bawa kamera SLR, harus bayar 150ribu

Misi: "Melakukan pose ‘jangan galau nanti mati’ di jembatan kayu (minimal 2 orang)"

image

(yang jadi ‘korban’ ki-ka: Fadel dan Abe)

Foto-foto lain yang diambil di sini..

image

image

image

Kawasan Wisata Alam Mangrove - Yayasan Buda Tzu Chi

Lokasi kedua letaknya tidak terlalu jauh dari lokasi pertama. Cukup berjalan kaki sebentar + naik angkot, lalu sampailah di gedung yayasan Buda Tzu Chi yang terletak di kawasan perumahan Pantai Indah Kapuk. Sampai di sana, kita pada amaze gitu karena gedungnya besar banget dan berasa lagi di China. Hihihi..

Ini dia gedung yayasan Buda Tzu Chi X)

image

Misi: "Melompat di depan Tzu Chi Primary School (semua)"

image

Foto lainnya..

image

image

image

Yayasan Buda Tzu Chi - Taman Wisata Alam

Lokasi ketiga terletak persis di belakang area yayasan Buda Tzu Chi. Tapi karena sudah maghrib dan tempatnya sudah tutup, jadinya kita nggak sempat untuk menjalankan misi berikutnya (padahal misinya seru, “berfoto di atas kano” X)). Kita hanya menumpang untuk shalat maghrib dan isya aja di sana. Masjidnya bagus loh! Bangunannya terbuat dari kayu dan berada di atas danau :D (belum nyimpan fotonya)

'Perjuangan' kita ternyata tidak hanya di awal perjalanan aja, tapi juga hingga akhir perjalanan X)
Merasakan gelap-gelapan sebentar di masjid (karena mati lampu), menunggu busway yang datang hingga 30 menit, menunggu pak supir busway makan malam dulu, bersabar dengan perut kelaparan (kita nggak mau makan di PIK karena takut nyampe Depok terlalu larut), kereta di st.kota yang datang terlambat, dan diakhiri dengan makan mie aceh pukul 11.30 malam! (karena kita baru nyampe Depok jam segitu).

Trip ini sebenarnya belum berakhir. Masih dilanjutkan dengan permainan2 lain keesokan harinya. Tapi karena ai nggak punya fotonya, ai nggak cerita deh. Pokoknya mah seruuuuu XD

yasirmukhtar:

superjuhe:

INI KEREN!

Keren, keren.

yasirmukhtar:

superjuhe:

INI KEREN!

Keren, keren.

Ikhlas itu begini: Kau rawat kepompong hingga menjadi kupu-kupu, meski tau bahwa semua yang bersayap akan selalu terbang

(via amyraagustini)

:):):):):):)

(via isnidalimunthe)

Mimpi adalah bagian terindah dan terendah dari Visi. Jika hendak menaikannya satu aras, jadikanlah ia cita-cita. Bagaimana caranya? Sematkan saja sebuah tanggal padanya. Karena cita-cita adalah mimpi yang bertanggal.
Salim A. Fillah

2minggu yang lalu..
Me: “Pi, Pekanbaru apa kabar?”
Papi: “Kabar apa?”
Me: “Dapat kabar kalau Pekanbaru lagi berasap ya?”
Papi: “Kok Shelly kaget? kayak nggak pernah tinggal di Pekanbaru aja”

Begitulah.. Hampir tiap tahun Pekanbaru selalu ‘kedatangan’ asap dari (ke)bakar(an) hutan. Jadi perihal asap ini sudah lumrah bagi warga di sana.
Tanah / lahan di Riau itu punya potensi besar untuk penanaman kelapa sawit, si pohon penghasil banyak uang. Hal inilah yang membuat warga / perusahaan sangat tergoda untuk mengganti lahan yang dimilikinya dari hutan biasa menjadi hutan kelapa sawit.
Biar proses penggantian cepat terjadi caranya gimana? Ya dibakar!
Kalau warga mungkin hanya 1 atau 2 hektar yang dibakar (hmm.. nggak hanya juga sih ini). Kalau perusahaan? Bisa berpuluh beratus bahkan beribu hektar yang mereka bakar. Akibatnya ya seperti sekarang ini. Asap menyelubungi langit2 kota hingga provinsi atau negara tetangga :(
Memang, tidak setiap tahun asap yang ada itu separah seperti sekarang. Tapi selalu ada.. (Sepertinya sekarang memang yang paling parah) :(

Lalu, gimana kabar keluarga ai di sana?
Ketika ditelpon kemarin, alhamdulillah papi dan mami bilang kalau mereka baik-baik aja (semoga memang begitu). Tapi mami kepalanya sekarang udah mulai pusing. Mungkin karena pengaruh asap :(
Aktivitas keluar rumah sangat dibatasi kecuali kalau urgent banget. Pintu dan jendela rumah juga selalu ditutup supaya asap nggak masuk ke dalam.
Ai berharapnya sih papi dan mami bisa ngungsi ke sini atau keluar Riau. Tapi apa daya? Aktivitas bandara terhenti. Kalau mau bawa mobil, papi juga nggak bisa nyetir untuk perjalanan yang sangat jauh karena pumya penyakit vertigo. Jadinya ya bersabar aja di rumah dan terus berdo’a semoga asapnya segera hilang :(

Hmm.. Berdo’a semoga hujan segera turun supaya asapnya bisa hilang, dan warga di sana baik-baik aja menurut ai nggak cukup. Perlu ditambah lagi dengan berdo’a semoga semua pihak yang bertanggungjawab bisa segera bertobat (apa dibumi hanguskan sekalian? :p ) dan nggak ada lagi kebakaran hutan/lahan seperti ini. Aamiin..